Masih hangat di dalam ingatan kita mengenai berita keong racun bule yang menandingi aksi sinta dan jojo. Kini muncul lagi berita yang tidak kalah hebohnya seputar masalah teknologi, khusunya internet. Handphone Blackberry yang terkenal cerdas telah diblokir di UEA (Uni Emirat Arab). Kabarnya pemblokiran blackberry tersebut dilakukan sepihak oleh kerajaan arab. Kabar Blackberry diblokir ini tentu saja mengejutkan dunia, mengingat usia balckberry masih sangat muda. Samapi presiden AS yang mungil sempat memberikan komentar atas berita tersebut. Pro dan kontra pun bermunculan, sebagian ada yang setuju dan sebagian lain menolak.
Mereka yang menolak Pemblokiran blackberry beralasan bahwa blackberry sangat menguntungkan bagi mereka karena bisa berkomunikasi dengan technologi pintar tersebut dengan mudah. Namun seharusnya hal tersebut juga dilihat dari pemakaiannya. Karena rata-rata dari mereka yang setuju yang sebagian besar merupakan orang tua beralasan bahwa BB telah merubah gaya hidupseseorang, mengganggu kesehatan karena salah satu dari anak mereka sangat tergantung dari BB tersebut bahkan pada waktu tidur sekalipun.
Itulah alasan kedua pihak yang pro dan kontra. Lalu bagaimana di Indonesia? Apakah ada kemungkinan MenkomInfo melakukan langkah yang sama dengan pemerintah UEA untuk memblokir balckberry? Untuk sementara pemblokiran blackberry tidak dilakukan, namun hanya sebatas menghentikan proses export barang tersebut. Yang jelas keputusan blackberry diblokir atau tidak di indonesia menjadi tanggung jawab pemerintah.
Mereka yang menolak Pemblokiran blackberry beralasan bahwa blackberry sangat menguntungkan bagi mereka karena bisa berkomunikasi dengan technologi pintar tersebut dengan mudah. Namun seharusnya hal tersebut juga dilihat dari pemakaiannya. Karena rata-rata dari mereka yang setuju yang sebagian besar merupakan orang tua beralasan bahwa BB telah merubah gaya hidupseseorang, mengganggu kesehatan karena salah satu dari anak mereka sangat tergantung dari BB tersebut bahkan pada waktu tidur sekalipun.
Itulah alasan kedua pihak yang pro dan kontra. Lalu bagaimana di Indonesia? Apakah ada kemungkinan MenkomInfo melakukan langkah yang sama dengan pemerintah UEA untuk memblokir balckberry? Untuk sementara pemblokiran blackberry tidak dilakukan, namun hanya sebatas menghentikan proses export barang tersebut. Yang jelas keputusan blackberry diblokir atau tidak di indonesia menjadi tanggung jawab pemerintah.